(navigation image)
Home American Libraries | Canadian Libraries | Universal Library | Community Texts | Project Gutenberg | Children's Library | Biodiversity Heritage Library | Additional Collections
Search: Advanced Search
Anonymous User (login or join us)
Upload
See other formats

Full text of "Keutamaan Shaum Ramadhan"

Judul Buku : 

Keutamaan Puasa dan Bulan Ramadhan 
Kajian Surat Al-Baqarah Ayat 183 dan 185 

Penyusun : 

Ali Farkhan Tsani 

Penerbit : 

Majelis Kutab Pusat 
Jama'ah Muslimin (Hizbullah) 

Alamat Penerbit : 

Kompleks Pesantren Al-Fatah 

Jl Pesantren RT 02 RW 05 Pasir Angin, Cileungsi, Bogor, 16820 

Telp./Faks. : 021-82498933, 087770042566 

Email : farkhants@yahoo.co.id 

Tahun Terbit : 

Sya'ban 1432 H. / Juli 201 1 M. 



SILAKAN DIPERBANYAK UNTUK KEMASLAHATAN UMAT 




[ 1 ] 



Keutamaan Puasa dan Bulan Ramadhan - Ali Farkhan Tsani 



MUQADDIMAH 



Segala puji hanya milik Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang telah memberikan 
kesempatan kepada kita untuk berjumpa kembali dengan tamu agung bulan 
suci Ramadhan dalam keadaan sehat wal afiyat. Shalawat dan salam semoga 
Allah limpahkan selalu kepada Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi 
Wasallam beserta segenap keluarganya, shahabatnya, dan pengikutnya yang 
istiqamah mengikuti sunnahnya. 

Setelah sebelas bulan kita menjalani kehidupan yang penuh dengan lika-liku, 
tidak sedikit bergelimang dosa dan maksiat. Alhamdulillah, kita masih diberi 
kesempatan bertobat dan membersihkan segala noda dosa tersebut dengan 
kehadiran bulan suci Ramadhan. 

Hal ini mengingat kesempatan dan peluang meraih derajat taqwa sangatlah 
terbuka pada bulan penuh barakah ini bila diisi dengan amal ibadah yang 
telah dicontohkan oleh Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam. Sehingga 
ibadah shaum yang kita amalkan dapat membuahkan hasil berupa Taqwa, 
sebagaimana Allah janjikan di dalam Surat Al-Baqarah / 2 ayat 183 : 

"Agar kalian bertaqwa". 
Semoga kita dapat meraih gelar "taqwa" tersebut. Amin Yaa Robbal 'Alamin. 



Penyusun 




[ 2 ] 



Keutamaan Puasa dan Bulan Ramadhan - Ali Farkhan Tsani 



DAFTAR ISI 



BAGIANI : 

KEUTAMAAN SHAUM RAMADHAN 

Kandungan Surat Al-Baqarah Ayat 183 

1 . Pengertian Shaum 

2. Asbabun Nuzul Shaum Ramadhan 

3. Shaum Ramadhan sebagai Rukun Islam 

4. Tujuan Shaum Ramadhan 

5. Keutamaan Shaum Ramadhan 

6. Balasan Orang yang Shaum Ramadhan 

7. Ancaman Menyia-nyiakan Shaum Ramadhan 

8. Makna Taqwa Hasil Shaum Ramadhan 



BAGIAN II : 

KEUTAMAAN BULAN RAMADHAN 

Kandungan Surat Al-Baqarah Ayat 185 

1 . Keutamaan Ramadhan 

2. Amalan-Amalan di Bulan Ramadhan 

3. Lailatul Qadar 

4. Asbabun Nuzul Surat Al-Qadar 

5. Doa Lailatul Qadar 

6. Ru'yatul Hilal 




[ 3 ] 



Keutamaan Puasa dan Bulan Ramadhan - Ali Farkhan Tsani 



BAGIAN SATU : 

KEUTAMAAN PUASA (SHAUM) RAMADHAN 
KANDUNGAN SURAT AL-BAQARAH AYAT 183 

^>yc3 iSJJu 4_$s_LIi jy* /ji-jj\ (Ji-f- lJj US c^^'l XS^Ss- C^zS \yj>\t ,v^jl L^jIIj 

Artinya : "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian shaum 
sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian 
bertaqwa". (Q.S. Al-Baqarah / 2 : 183) 

Di dalam Tafsir Ibnu Katsir disebutkan, melalui ayat ini Allah Subhanahu Wa 
Ta'ala berbicara kepada orang-orang beriman dari kalangan umat ini dan 
memerintahkan shaum kepada mereka. 

Abdullah bin Mas'ud Radhiyallahu 'Anhu mengatakan, bahwa apabila sesuatu 
ayat dimulai dengan panggilan : 

"Hai orang-orang yang beriman" 

menunjukkan bahwa ayat tersebut mengandung perihal yang penting atau 
suatu larangan yang berat. 

Allah Subhanahu Wa Ta'ala telah memperhitungkan bahwa yang bersedia 
memikul perintah-Nya untuk menjalankan shaum Ramadhan hanyalah orang- 
orang yang beriman. Maka ibadah shaum ini adalah suatu perintah yang 
membutuhkan pengorbanan kesenangan diri dan kebiasaan setiap hari. 

Karena itu, orang yang merasa di dalam dirinya ada iman, tentu akan bersedia 
mengubah kebiasaannya, menahan nafsunya, bersedia bangun malam untuk 
makan sahur. Lalu bersedia menahan diri dari makan, minum, berhubungan 
suami istri, sejak terbit fajar hingga maghrib, selama bulan Ramadhan. 

Perihal penting tersebut adalah perintah shaum : 

^ll^Jl i>4ip C^ 
"diwajibkan atas kalian shaum " 




[ 4 ] 



Keutamaan Puasa dan Bulan Ramadhan - Ali Farkhan Tsani 



1. Pengertian Shaum 

Shaum secara bahasa berasal dari kata : 

Artinya : menahan diri dari sesuatu. 

Di dalam Al-Quran Surat Maryam disebutkan : 

{•jj \3>j^> i yS K j^ ojiJ 3I Jjii t.l>-i j-3ulil j^ (ji/ L^L^ lllp ^Sj i3j-^j ls^* 

iLJi ^ jJi Jff 

Artinya : "Maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu. Jika kamu 
melihat seorang manusia, maka katakanlah: "Sesungguhnya aku telah 
bernazar shaum untuk Tuhan Yang Maha Pemurah, maka aku tidak akan 
berbicara dengan seorang manusiapun pada hari ini". (QS Maryam/ 19: 26). 

Sedangkan secara istilah shaum artinya menahan diri dari makan, minum, dan 
berhubungan suami istri, dari waktu fajar sampai waktu maghrib dengan niat 
ikhlas karena Allah Subhanahu Wa Ta'ala. 

Niat ikhlas karena ridha Allah dalam melaksanakan shaum sangat penting 
sebagai landasan ibadah. Allah Subhanahu Wa Ta'ala mengingatkan : 

1U&3 «i§M !yfe k&^i !ASi *^ b& s ^ h^- &\ b^*3 ^i hr) u i 

Artinya : "Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah 
dengan memurnikan keta^atan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama 
dengan lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; 
dan yang demikian itulah agama yang lurus. " (Q.S. Al-Bayyinah /98 : 5). 

s s \ y # s c ^ ^ £ s & & 

Artinya : "Kecuali orang-orang yang taubat dan mengadakan perbaikan dan 
berpegang teguh pada (agama) Allah dan tulus ikhlas (mengerjakan) agama 
mereka karena Allah. Maka mereka itu adalah bersama-sama orang yang 
beriman dan kelak Allah akan memberikan kepada orang-orang yang 
beriman pahala yang besar. " (Q.S. An-Nisa / 4 : 146). 




[ 5 ] 



Keutamaan Puasa dan Bulan Ramadhan - Ali Farkhan Tsani 



Artinya : "Sesungguhnya Kami menurunkan kepadamu Kitab (Al Qur'an) 
dengan (membawa) kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan memurnikan 
keta' atari kepada-Nya. "(Q.S. Az- Zumar / 39 : 2). 

jjjJl aJ U4^ a!)! 0^1 0! o>! £1 Ji 

Artinya : "Katakanlah: "Sesungguhnya aku diperintahkan supaya 
menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam 
(menjalankan) agama. (Q.S. Az- Zumar / 39 : 11). 

Artinya : "Dialah Yang hidup kekal, tiada Tuhan (yang berhak disembah) 
melainkan Dia; maka sembahlah Dia dengan memurnikan ibadat kepada- 
Nya. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. " (QS Al-Mumin/ 40 : 65). 

Imam Al-Qurthubi di dalam tafsirya menjelaskan bahwa yang dimaksud 
dengan ikhlas adalah semata-mata mengharap wajah (ridha) Allah, tidak ada 
tujuan lainnya. Di dalam Tafsir Al-Jalalain dikatakan bahwa ikhlas artinya 
bersih dari syirik. 

Pentingnya niat dalam melaksanakan ibadah shaum dinyatakan oleh 
Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam dalam sebuah hadits : 



aJ "A^a *^i j?rJi}\ fCi (*V^ ^£ °^ {J* 



Artinya : "Barang siapa tidak berniat shaum sebelum fajar, maka tidak ada 
shaum baginya ". (H.R. Abu Dawud, At-Tirmidzi, dan An-Nasa 'i). 

Berikutnya, Allah Subhanahu Wa Ta'ala melanjutkan : 

"sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu", 

Hal ini mengandung makna bahwa sesungguhnya Allah subhanahu Wa Ta'ala 
telah mewajibkan shaum atas umat-umat sebelum mereka. Dengan demikian 
berarti mereka mempunyai teladan dalam shaum. Ini memberikan semangat 
agar orang beriman menunaikannya secara lebih sempurna dari apa yang 
pernah ditunaikan orang-orang sebelum mereka. 




[ 6 ] 



Keutamaan Puasa dan Bulan Ramadhan - Ali Farkhan Tsani 



Ibadah shaum pada permulaan zaman Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi 
Wasallam dan para sahabat dilakukan sebagaimana yang biasa dilakukan oleh 
umat-umat terdahulu, yaitu shaum tiga hari dalam setiap bulannya. 

Di dalam Tafsir Al-Maraghi disebutkan, ibadah shaum telah diwajibkan 
kepada orang-orang beriman sejak nabi Adam 'Alaihis Salam. Di dalam Surat 
Maryam disebutkan, bahwasanya Nabi Zakaria 'Alaihis Salam dan Maryam 
ibu Nabi Isa 'Alaihis Salam pun mengerjakan shaum. 

Memang, ibadah shaum merupakan ibadah yang berat. Sesuatu yang berat 
jika diwajibkan kepada kebanyakan orang, maka bagi yang bersangkutan 
akan menjadi ringan melaksanakannya. 



2. Asbabun Nuzul Shaum Ramadhan 

Asbabun nuzul Shaum Ramadhan atau sebab-sebab turunnya ayat tentang 
kewajiban shaum Ramadhan tersebut, diriwayatkan oleh Ibnu Jarir dari 
Mu'adz bin Jabal Radhiyallahu Anhu, berkata, "Sesungguhnya Rasulullah 
Shallallahu Alaihi Wasallam Ketika sampai di Madinah (hijrah) beliau 
shaum di hari Asysyura dan tiga hari setiap bulan". 

Waktu itu umat Islam pada masa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam 
melaksanakan shaum wajib tiga hari setiap bulannya. Setelah hijrah ke 
Madinah, beliau mendapati orang-orang Yahudi di situ shaum pada tanggal 
10 Muharram. Lalu beliau bertanya tentang sebab musabab mereka shaum 
pada hari tersebut. Orang-orang Yahudi itu menyatakan bahwa pada hari 
tersebut Allah telah menyelamatkan Nabi Musa Alaihis Salam dan kaumnya 
dari serangan Fir'aun. Oleh karena itu Nabi Musa Alaihis Salam 
melaksanakan shaum pada tanggal 10 Muharram sebagai tanda syukur kepada 
Allah. 

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengulas keterangan mereka itu 
dengan menyatakan, "Sesungguhnya kami (umat Islam) adalah lebih berhak 
atas Nabi Musa dibanding kalian ". Lalu beliau melaksanakan shaum pada 
tanggal 10 Muharram dan memerintahkan seluruh umat Islam supaya shaum 
pada tanggal tersebut. 

Beberapa waktu kemudian, pada bulan Sya'ban tahun kedua Hijriyah, Allah 
Mewajibkan shaum Ramadhan dengan menurunkan ayat 183-184 dari surat 
Al-Baqarah. Lalu, setelah itu, maka shaum tanggal 10 Muharram dan shaum 
tiga hari setiap bulannya berubah status menjadi shaum tambahan yang 
dianjurkan atau sunah. 




[ 7 ] 



Keutamaan Puasa dan Bulan Ramadhan - Ali Farkhan Tsani 



3. Shaum Ramadhan sebagai Rukun Islam 

Shaum Ramadhan menjadi wajib, termasuk salah satu bagian yang tak 
terpisahkan dari Rukun Islam yang lima, Syahadat, Shalat, Zakat, dan Haji. 

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda : 

S^aJl ^13 4i)l jji-j iH2 013 aLi % aJI S/ of S3l^ ^ Jj> fSc-V 1 ££ 

ju^j (^j-s^j fc^^h ?^-^ £ -15 

Artinya : "Islam itu dibangun berdasarkan atas lima perkara : Bersaksi 
bahwa sesungguhnya tiada Tuhan melainkan Allah dan sesungguhnya 
Muhammad utusan Allah, dan mendirikan Shalat, dan menunaikan Zakat, dan 
Haji, dan Shaum Ramadhan". (H.R. Bukhari dari Ibnu Umar Radhiyallahu 

Anhu). 

fe>j %}i)\ ^Ij SSCaJl ^jj 4l fy aJ] H d\ SSl^ ^^ Jlp ^ fi&y 01 

Artinya : "Sesungguhnya Islam itu dibangun atas lima perkara : Bersaksi 
bahwa sesungguhnya tiada Tuhan melainkan Allah, dan mendirikan Shalat, 
dan menunaikan Zakat, dan Shaum Ramadhan, dan Haji ke Baitullah, ". (H.R. 
Muslim dari Ibnu Umar Radhiyallahu Anhu). 



4. Tujuan Shaum Ramadhan 

Tujuan disyari'atkannya shaum Ramadhan adalah : 

"agar kalian bertaqwa ". 

Ujung ay at ini merupakan tujuan shaum yakni mempersiapkan diri untuk 
menjadi orang yang bertaqwa kepada Allah. Caranya adalah dengan 
meninggalkan keinginan yang mudah didapat dan halal, demi menjalankan 
perintah-Nya. Dengan demikian mental kita terlatih di dalam menghadapi 
godaan nafsu syahwat yang diharamkan, dan kita dapat menahan diri untuk 
tidak melakukannya. 




[ 8 ] 



Keutamaan Puasa dan Bulan Ramadhan - Ali Farkhan Tsani 



Allah Subhanahu Wa Ta'ala mengingatkan di dalam firman-Nya : 

}• • ip # ji **" ji . ** ^ c ■? J). # 0^ _£ c 

p-^J JJ^ lij ^| d>j p-^J ^ ^i ?-J^^ aju^ ^>^* 0| ^5^°^ l£/^ ^3 

Artinya : "Dan aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), karena 
sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu 
yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun 
lagi Maha Penyayang. " (Q.S. Yusuf / 12 : 53). 

Tidak sedikit manusia tergelincir ke jurang neraka akibat tidak dapat 
mengendalikan hawa nafsu dirinya, terutama yang dilakukan oleh mulut dan 
kemaluannya. 

Sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits : 

4JJI (jjJij Jlli aQ\ ^Q>\ fj^-ti U Js\ °J& *-L^J £&- ^JLJl ( JUo 4JJI Jji-j rj^ 

giiij fill Jill jiiii j-iiii ^ u/i^^j Jl\ &jj 

Artinya iRasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam ditanya tentang penyebab 
yang paling banyak memasukkan manusia ke dalam surga. Maka beliau 
menjawab, "Bertaqwa kepada Allah dan berakhlak yang baik". Dan beliau 
ditanya tentang penyebab yang paling banyak menjerumuskan manusia ke 
dalam neraka. Beliau menjawab, "Mulut dan Kemaluan. " (H.R. At-Tirmidzi 
dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu). 



5. Keutamaan Shaum Ramadhan 

Dengan shaum Ramadhan sebulan penuh akan terlatih jiwa pengendalian diri. 
Bagaimana tidak, kalau di segala waktu dilarang memakan makanan yang 
haram, maka di bulan Ramadhan, makanan yang halalpun dilarang. 
Bercampur dengan isterinya yang semula halal pun menjadi terlarang. Itu 
semua dilakukan karena kadar imannya yang membimbingnya menjadi 
manusia terkendali. Walau mungkin berada di tempat terpencil, seorang diri, 
tetapi kadar imannya menahannya agar jangan sampai melanggar aturan-Nya. 

Dengan demikian orang-orang beriman mendidik kemauannya serta mampu 
mengendalikan hawa nafsunya, karena Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Nafsu 
yang dikendalikan yakni nafsu perut dan nafsu seksual. Kalau keduanya ini 
tidak terkendali, maka manusia akan terjerumus ke dalam lembah nista, 
terjerembab ke dalam makanan haram, berbuat maksiat, dan menumpuk dosa. 



Keutamaan Puasa dan Bulan Ramadhan - Ali Farkhan Tsani 



[ 9 ] 



Maka, shaimun orang-orang yang shaumnya benar dan ikhlas memiliki 
tingkat kesabaran yang tinggi dari manfaat shaumnya itu, yang berfungsi 
sebagai perisai / peredam. 

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda : 

^uui fa u % y£\ Aiiij 5|>Ji S& aL iiiij oc&i LfiXaJ &\ oii-4^ 

jV^Jl 0C2J ^3^13 <-^^ 0C2J ij^>p\j u^J^^j 

Artinya : "Subhanallah sebagian dari iman, alhamdulillah memperberat 
timbangan, alahu akbar memenuhi langit dan bumi, wudhu sebagian dari 
iman, shaum sebagian dari shabar ". (H.R. Ad-Darimi). 

ju>-li j»jlXai) dX^-«Jl TtJj jV aJUI aIp d-JU^I f^U^-ji *-J t_Sji>- OwUj J^Ji- A-^sJ 

6jiV^2J_ 4-i 4jj 'JLJ |i|» 4-i di25l lil L»^>-yaj 

Artinya : "Setiap amal baik anak Adam baginya, kecuali shaum, maka 
sesungguhnya shaumnya untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya. 
Dan shaum itu perisai, maka apabila seseorang di antara kalian shaum 
janganlah berkata-kata kotor dan dusta. Maka jika seseorang mencacinya 
atau mencelanya, maka hendaklah ia berkata : 'Sesungguhnya aku 
diperintahkan shaum. Dan Dzat yang diri Muhammad di tangan-Nya, 
sesungguhnya bau orang yang shaum itu lebih harum di sisi Allah daripada 
baunya minyak wangi misik. Bagi orang yang shaum ada dua kebahagiaan, 
kebahagiaan saat berbuka dan kebahagiaan dengan puasanya saat berjumpa 
dengan Tuhannya". (H.R. Bukhari dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu). 

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda : 

*i - 

Artinya : "Hai para pemuda, barangsiapa di antara kalian mampu memberi 
nafkah, maka nikahlah, dan barangsiapa yang belum mampu hendaklah ia 
shaum, karena sesungguhnya shaum merupakan peredam baginya". (H.R. 
Bukhari dan Muslim). 




[ 10 ] 



Keutamaan Puasa dan Bulan Ramadhan - Ali Farkhan Tsani 



Artinya : "Nikah itu sunnahku, maka barangsiapa yang tidak melaksanakan 
sunnahku maka bukan golonganku. Maka menikahlah karena sesungguhnya 
aku suka dengan banyaknya umatku dari kalian. Barangsiapa memiliki 
kemampuan maka menikahlah, dan barangsiapa belum sanggup maka 
shaumlah, karena sesungguhnya shaum itu menjadi peredam ". (H.R. Ibnu 
Majah dari 'Aisyah Radhiyallahu Anha). 

6. Balasan Orang yang Shaum Ramadhan 

Orang yang shaum Ramadhan dengan penuh keimanan dan keikhlasan akan 
mendapat ampunan Allah Subhanahu Wa Ta'ala, dijauhkan dari neraka, 
mendapatkan syafa'at, dan dimasukkan ke syurga. 
Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda : 

oi ^y» ^jJsJ Uo 4j "JiS' UL~£>-U liLcj j 1 y? aj "Alp ^J>* 

Artinya : "Barangsiapa shaum karena imannya (kepada Allah) dan hanya 
mengharapkan (ridha-Nya), niscaya akan diampuni dosa-dosanya yang telah 
lalu. "(H.R. Bukhari dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu). 

AL» JJLfiitlj jl °J^l ju U V>o-£* o3*Js>- u^Pj ij\./?Aj >\lfi °-y> 

Artinya : "Barangsiapa shaum Ramadhan dan mengetahui segala batas- 
batasnya, serta memelihara diri dari segala yang baik dipelihara diri 
darinya, niscaya shaumnya itu menutupi dosa-dosanya yang telah lalu". 
(H.R. Ahmad dan Al-Baihaqi dari Abu Sa 'id Radhiyallahu 'Anhu). 

& ° '. ^ ^ $ & 

Artinya : "Siapa dari seorang hamba shaum suatu hari dijalan Allah, kecuali 
Allah jauhkan dirinya dengan neraka sejauh tujuh puluh tahun". (H.R. 
Muslim dari Abu Sa 'id Al-Khudri Radhiyallahu Anhu). 

olj^'tJla ^IsLbJ! 4ZjcJ> Cjj <jjl ;»Uy?)l Jj^j ^*^4~^ Yh ^4*~ oL^-^4 Otyulj M^r?)l 




[ 11 ] 



Keutamaan Puasa dan Bulan Ramadhan - Ali Farkhan Tsani 



Artinya : "Shaum dan Qur'an itu memintakan syafa'at untuk seseorang di 
hari Kiamat nanti. Shaum berkata : Wahai Rabbku, aku telah mencegah dia 
memakan makanan dan menyalurkan syahwatnya di siang hari, maka berilah 
aku hak untuk memintakan syafa'at baginya. Dan berkata pula Al-Qur'an : 
Wahai Rabbku aku telah mencegah dia tidur di malam hari (karena 
membacaku), maka berilah aku hak untuk memintakan syafaat baginya. Maka 
keduanya diberi hak untuk memintakan syafaat." (H.R.Ahmad dari Abdullah 
bin Amr Radhiyallahu Anhu). 

Artinya : "Bagi orang yang shaum mendapat dua kebahagiaan, satu 
kebahagiaan saat berbuka, dan satu kebahagiaan saat berjumpa dengan 
Rabbnya". (H.R. Ahmad dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu). 

Artinya : "Barangsiapa mendirikan (shalat malam) pada bulan Ramadhan 
dengan keimanan dan pengharapan akan ridha Allah akan keluar dari dosa- 
dosanya sebagaimana hari dilahirkan oleh ibunya". (H.R. An-Nasa'i dari 
Abdurrahman bin 'Auf Radhiyallahu 'Anhu). 

7?j>- uulv^>-U ULCi ^li^ 4j>\1^> ,v«-* ^^ r*-^ C~^-C«5 4^*11^ ISvIip 4jjl C_Jo J^z* 

> it* \ /-. L- sS^ . ' 



Artinya : "Bulan (Ramadhan) diwajibkan Allah atas kalian shaum dan 
dianjurkan bagi kalian shalat (malam), maka barangsiapa yang shaum dan 
shalat (malam) dengan keimanan dan pengharapan akan ridha Allah akan 
keluar dari dosa-dosanya sebagaimana hari dilahirkan oleh ibunya ". (H.R. 
Ibnu Majah). 

<ca\s« <\j\ip ^vi-* 4-^^? r»-^ C' « « r«»j i5v-jIp 'y \ ■'" *j ^^-s^ iy'j^ i_?^"*"^5 *~j. ~^ ^' 



Artinya : "Sesungguhnya Allah Ta'ala telah memfardhukan shaum 
Ramadhan atas kalian dan menganjurkan atas kalian shalat malam di 
dalamnya, maka berangsiapa shaum dan shalat malam (pada bulan 
Ramadhan) dengan keimanan dan pengharapan akan ridha Allah akan 
keluar dari dosa-dosanya sebagaimana hari dilahirkan oleh ibunya ". (H.R. 
Nasa 'i). 




[ 12 ] 



Keutamaan Puasa dan Bulan Ramadhan - Ali Farkhan Tsani 



Artinya : "Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, dan 
mendirikan shalat, dan shaum Ramadhan, maka wajib bagi Allah 
memasukkannya ke syurga". (H.R. Bukhari dari Abu Hurairah 

Radhiyallahu 'Anhu). 

%Sr*\ ti U*J*U 15011^1 3l5j 'j-SiJ (*-^j4~^ U^j-s^J *-XX*^ uJj^i (t-Soj 4jJI UajI 

Artinya : "Bertaqwalah kepada Allah Tuhan kalian, dan shalatlah kalian 
lima waktu, dan shaumlah kalian pada bulan (Ramadhan), dan tunaikanlah 
zakat harta-harta kalian, dan tha 'atilah perintah atas kalian, niscaya akan 
dimasukkan ke dalam syurga tuhan kalian". (H.R. At-Tirmidzi dari Abu 
Umamah Radhiyallahu Anhu). 



JJ-* 



& f a 



JS-) 






Artinya : " Sesungguhnya di syurga itu ada sebuah pintu yang disebut "Ar- 
Rayyaan ". Pada hari kiamat berkata: Di manakah orang yang shaum ? untuk 
masuk syurga melalui pintu itu. Jika yang terakhir di antara mereka sudah 
memasuki pintu itu, maka ditutuplah pintu itu. " (H.R.. Bukhari dan Muslim). 






Artinya : "Berperangiah niscaya kalian mendapat ghanimah, bershaumlah 
kalian niscaya kalian menjadi sehat, dan bepergianlah kalian niscaya kalian 
akan berkecukupan ". (H.R. Ath-Thabrani). 



7. Ancaman Menyia-nyiakan Shaum Ramadhan 

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda : 

ajI^j i^UtU ^jj 01 (j "*Sr\>- 4JLJ /yjp- 8 ^ rl^li JJL/^ <-lP f^ °^ cV 




[ 13 ] 



Keutamaan Puasa dan Bulan Ramadhan - Ali Farkhan Tsani 



Artinya: "Barangsiapa tidak meninggalkan perkataan dusta dan 
mengerjakannya, serta berlaku bodoh, maka tidak ada keperluan bagi Allah 
terhadap meninggalkan makan dan minumnya". (H.R. Bukhari dari Abu 
Hurairah Radhiyallahu Anhu). 

%l}\ S/i ^ & a! ^4 £& eft s^3 ^ M ^f eft ^ cA $*> c^ ^ 

Artinya :"Betapa banyak orang yang shaum, tidaklah memperoleh apa-apa 
baginya dari shaumnya selain lapar, dan betapa banyak orang yang 
mendirikan shalat, tidaklah memperoleh apa-apa baginya dari shalatnya 
kecuali lelah". (H.R.. Ad-Darimi dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu) 

Artinya : "Barangsiapa berbuka puasa pada bulan Ramadhan tanpa adanya 
keringanan dan tidak pula sakit, maka tidak dapat diganti shaumnya itu 
walaupun dengan puasa setahun terus-menerus". (H.R. At-Tirmidzi dari Abu 
Hurairah Radhiyalllahu Anhu). 

8. Makna Taqwa Hasil dari Shaum Ramadhan 

Maka menjadi sangat jelas bahwa tujuan utama shaum Ramadhan dengan 
latihan pengendalian diri seperti disebutkan pada ujung akhir ayat 183 surat 
Al-Baqarah, adalah agar yang melaksanakannya menjadi orang bertaqwa. 

Allah Subhanahu Wa Ta'ala menyatakan bahwa hanya amalan orang yang 
bertaqwa sajalah yang diterima di sisi-Nya. 

"Sesungguhnya Allah hanya menerima dari orang-orang yang bertaqwa". 
(Q.S. Al-Maidah / 5 : 27). ' 



Taqwa secara bahasa bermakna : hati-hati, waspada, menjaga, takut. Adapun 
taqwa secara istilah bermakna : mentha'ati Allah dan tidak memaksiati-Nya, 
mengingat Allah dan tidak melupakan-Nya, mensyukuri nikmat Allah dan 
tidak mengkufuri-Nya, atau dengan kata lain menjalankan segala perintah 
Allah dan meninggalkan segala larangan-Nya. 




[ 14 ] 



Keutamaan Puasa dan Bulan Ramadhan - Ali Farkhan Tsani 



Ibnu 'Abbas Radhiyallahu 'Anhu berkata, bahwa taqwa dengan sebenar-benar 
taqwa adalah taqwa dengan jihad di jalan-Nya dengan sebenar-benar jihad, 
tidak takut terhadap celaan orang-orang yang mencela. 

Firman Allah Subhanahnu Wa Ta'ala : 

i&Ip ijL*i j^jji bjQ \1* $y$ & CkJjjh i£& ji ^1^1 l£J 

Artinya : "Dan berjihadlah kamu pada jalan Allah dengan jihad yang 
sebenar-benarnya. Dia telah memilih kamu dan Dia sekali-kali tidak 
menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan. (Ikutilah) agama 
orang tuamu Ibrahim. Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang 
muslim dari dahulu, dan (begitu pula) dalam (Al Qur'an) ini, supaya Rasul 
itu menjadi saksi atas dirimu dan supaya kamu semua menjadi saksi atas 
segenap manusia, maka dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan 
berpeganglah kamu pada tali Allah. Dia adalah Pelindungmu, maka Dialah 
sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong". (Q.S. Al-Hajj / 22 : 78). 

Dengan makna taqwa tersebut maka shoimun terdidik untuk senantiasa 
berjihad menjalankan perintah Allah Subhanahu Wa Ta'ala dan menjauhi 
meninggalkan segala larangan-Nya. 

Shoimun akan terbiasa untuk selalu waspada, menjaga diri, dan berhati-hati 
terhadap sesuatu, yakni berhati-hati terhadap rambu-rambu syariat yang telah 
ditetapkan Allah Subhanahu Wa Ta'ala berupa perintah dan larangan. 
Sebagaimana Umar bin Khattab ketika ditanya tentang taqwa, beliau 
mengatakan, "Apakah kamu pernah melewati jalanan yang berduri?" Si 
penanya menjawab, "Ya". Beliau balik bertanya, "Lalu apa yang kamu 
lakukan?" Orang itu menjawab, "Jika aku melihat duri, maka aku menyingkir 
darinya, atau aku melompatinya atau aku tahan langkah". Maka berkata 
Umar, "Seperti itulah taqwa." 

Secara lebih luas taqwa bermakna menjalankan segala kewajiban dan 
nawafil-Nya (ibadah tambahan), serta menjauhi semua larangan dan perkara 
syubhat (samar-samar), mafsadat (merusak), lagha (sia-sia), dan makruh 
(tidak disukai). 




[ 15 ] 



Keutamaan Puasa dan Bulan Ramadhan - Ali Farkhan Tsani 



Taqwa menjadi wasiat abadi karena mengandung kebaikan dan manfaat yang 
sangat besar bagi terwujudnya kebahagiaan hidup dunia dan akhirat. Taqwa 
merupakan kumpulan dari semua kebaikan dan pencegah segala kejahatan. 

Dengan taqwa, seorang mukmin akan mendapatkan dukungan dan 
pertolongan dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala. 

Artinya : "Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang bertaqwa dan 
orang-orang yang berbuat kebaikan". (Q.S. An-Nahl/ 16 : 128). 

Dengan taqwa seseorang menjadi mulia di sisi Allah Subhanahu Wa Ta'ala. 

Firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala : 

faffi Si lyjU^J jjdj \iy£ ^nk^-j ^fj /l ij* °Jfc%* u! ^i!)i uffo 

^ j^ip iil 01 j^Uff aIJI Up 

Artinya : "Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang 
laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa 
dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang 
yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling 
bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha 
Mengenal". (Q.S. Al-Hujurat / 49 :13). 

Taqwa merupakan bekal terbaik untuk menghadap Allah Ta'ala. 

UUjI Jjllj OjAjIJ <j£<Lj! ijpl ^S- OlJ Ij^JJjJ 

Artinya : "Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa 
dan bertakwalah kepada-Ku, wahai orang-orang yang berakal. " (Q.S. Al- 
Baqarah / 2: 197). 

Bekal taqwa ini harus selalu kita pertahankan sampai mati. 

o*iw t*-^!? ^i (Vy* X? ^^ <jp" Uaj( \j^»\f. /ji^ ^4^ 




[ 16 ] 



Keutamaan Puasa dan Bulan Ramadhan - Ali Farkhan Tsani 



Artinya : "Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah 
sebenar-benar taqwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati 
melainkan dalam keadaan beragama Islam. "(Q.S. Ali-Imran / 3 : 102). 

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda : 

•_Cv^- tpQ /V^J' Jy'-^ - ? L^ 5 -'* **£*>•) 4£L£*jI ,*-*jU c~iS \J>JiS~ 4JJI ["Li) 

Artinya : "Bertaqwalah kamu kepada Allah di mana saja kamu berada, dan 
ikutilah perbuatan buruk itu dengan kebaikan, dan bergaullah dengan 
sesama manusia dengan akhlaq yang terpuji" (H.R. At-Tirmidzi dari Abu 
Dzar Radhiyallahu Anhu). 

Sebagai orang beriman kita hams selalu introspeksi terhadap taqwa. 

G? %*■ aJJI 5l 4JJI \yJ\j jiJ cJiJii U frJu jialiJj ii! \jaj\ \yZ\s. jjAJI l^tlj 

Artinya : "Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan 
hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari 
esok (akhirat), dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha 
Mengetahui apa yang kamu kerjakan. " (Q.S. Al-Hasyr / 59 : 18). 

Dengan taqwa pula harta menjadi barakah, ilmu menjadi manfaat, hidup 
menjadi bermakna, berbobot dan berkualitas. Dengan taqwa niscaya Allah 
akan mengadakan baginya jalan ke luar, dan dengan takwa Allah akan 
memberikan rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. 

\& ^ 5^ £s\ ^u a* oJ\ ij>: aIji h\ zls. 

Artinya : "Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan 
mengadakan baginya jalan ke luar. Dan memberinya rezki dari arah yang 
tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah 
niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah 
melaksanakan urusan (yang dikehendaki) Nya. Sesungguhnya Allah telah 
mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu". (Q.S. Ath-Thalaq / 65 : 2-3). 




[ 17 ] 



Keutamaan Puasa dan Bulan Ramadhan - Ali Farkhan Tsani 



Lj jj> ?>Jj Ly s °j^'h £^«~^ S* "-^^H .1 g°'^ L>t£iJ ILftjU Li^lj. <J^aj! jlAi l)I L)j 

Artinya : "Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, 
pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan 
bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa 
mereka disebabkan perbuatannya" . (Q.S. Al-A 'raf/ 7 : 96). 

Sebaliknya, tanpa taqwa, istri dan anak yang kita cintai bisa berubah menjadi 
fitnah dan musuh, harta yang kita miliki dapat menjadi malapetaka. 
Sementara pekerjaan, pangkat, dan kedudukan yang kita punyai berubah 
menjadi beban dosa. Di hadapan Allah tidak ada gunanya, bahkan menjadi 
penyesalan yang berkepanjangan. Akibat menggadaikan taqwa dengan dosa, 
melepas taqwa diganti dengan kemaksiatan. 




[ 18 ] 



Keutamaan Puasa dan Bulan Ramadhan - Ali Farkhan Tsani 



BAGIAN II : 

KEUTAMAAN BULAN RAMADHAN 
KANDUNGAN SURAT AL-BAQARAH AYAT 185 



A^i ,>«-* OliJjJJU <_£jji>l ^-« oUIjj /r*'^! <_£^ jls-yDI A-i JjJl <_£JJ! JUi^j Jri-^ 

Artinya : "Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an 
sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk 
itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa 
di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka 
hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam 
perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak 
hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki 
kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan 
hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu 
mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya 
kamu bersyukur. " (Q.S. Al-Baqarah / 2 : 185). 

Ibnu Katsir menguraikan, Allah Subhanahu Wa Ta'ala memuji bulan 
Ramadhan di antara bulan-bulan lainnya. 



-.1 ■■, ,, > ° \ 

"Bulan Ramadhan" 

Allah Subhanahu Wa Ta'ala telah memilihnya di antara semua bulan sebagai 
bulan yang padanya diturunkan Al-Quran yang agung. 

"Ramadhan" berasal dari kata : 

Artinya : panas membakar. 

Panas membakar bisa berasal dari sinar matahari. Sejarahnya, orang-orang 
Arab dahulu ketika memindahkan nama-nama bulan dari bahasa lama ke 
bahasa Arab, mereka namakan bulan-bulan itu menurut masa yang dilaluinya. 




[ 19 ] 



Keutamaan Puasa dan Bulan Ramadhan - Ali Farkhan Tsani 



Datangnya bulan Ramadhan masa itu bertepatan dengan masa panas akibat 
sengatan terik matahari. Apalagi bagi pejalan kaki di atas padang pasir. Maka 
dinamakan bulan Ramadhan. 

Ramadhan bermakna panas membakar juga didasarkan karena perut orang- 
orang yang berpuasa tengah terbakar pada bulan itu akibat menahan makan 
dan minum seharian. Panas membakar bulan Ramadhan bisa juga berarti 
karena bulan Ramadhan memberikan energi untuk membakar dosa-dosa yang 
dilakukan manusia. Oleh karena itu, pada bulan Ramadhan yang mulia ini 
umat Islam dibakar, ditempa, serta digembleng dengan berbagai amaliyah 
Ramadhan, agar hawa nafsu tertundukkan dan lumuran dosa-dosanya terkikis 
habis. Hingga seusai Ramadhan tercapailah derajat taqwa di sisi Allah 
Subhanahu Wa Ta'ala. 

1. Keutamaan Ramadhan 

Diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah dari Salman Al-Faris Radhiyallahu Anhu 
bahwa Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wasallam berkhutbah akhir Sya'ban : 

Artinya : "Wahai segala manusia ! Telah dinaungi kamu sekalian oleh bulan 
yang diberkati, dan bulan yang di dalamnya terdapat Lailatul Qadar, malam 
yang lebih baik daripada seribu bulan " 

Artinya : "Bulan yang diwajibkan Allah berpuasa di dalamnya, dan 
beribadah pada malam harinya dijadikan suatu tathawwu' (amalan yang 
disukai). " 

4 */9ijd iS^ rs*3 fiV- - L«-^ 4 */9±jd iS^ /**-> 0<-> jy~i ry <u «> >-. <ua <U1I J,) u-^aj ~y» 

Artinya : "Barangsiapa mendekatkan diri kepada Allah dengan satu 
kebaikan, adalah ia seperti seorang yang telah menunaikan satu kewajiban di 
bulan lain. Dan barangsiapa menunaikan satu kewajiban di bulan Ramadhan 
adalah ia seperti seorang yang menunaikan tujuh puluh kewajiban di bulan 
lain. " 




[ 20 ] 



Keutamaan Puasa dan Bulan Ramadhan - Ali Farkhan Tsani 



"Dan dia (Ramadhan) adalah bulan shabar. Dan shabar itu balasannya tidak 
lain adalah syurga. Dan bulan (Ramadhan) itu ialah bulan (di mana Allah) 
memberikan berbagai pertolongan, dan bulan (di mana Allah) menambahkan 
reiki orang-orang yang beriman. " 

Jui lily?) I ^iaij U A^ Ldf> ^yJj aUI J LicJ l_> lJUJ *"JLi o^-l "•-« //?<? <j 01 

' ' °. -" .» 

"Barang siapa yang memberikan makanan berbuka kepada seseorang yang 
berpuasa (waktu berbuka), yang demikian itu ampunan bagi dosanya dan 
kemerdekaan bagi dirinya dari api neraka. Dan adalah pahala baginya 
seperti yang diperoleh orang yang berpuasa itu sendiri, dengan tidak 
mengurangi pahala orang tersebut sedikitpun". Para sahabat bertanya, 
"Bukankah tidak semua kami mempunyai kesanggupan untuk memberikan 
makan kepada orang yang berpuasa ?" Rasulullah Shallallahu 'Alaihi 
Wasallam menjawab, 'Allah memberikan pahala itu kepada orang yang 
memberikan makanan kepada orang yang melakukan puasa, sekalipun 
pemberian itu hanya sebiji kurma atau seteguk air susu". 

i s ti - * ° ->> \- *,-*' A - of- *'L' A\zi /0-. ,*, 

Artinya : "Dan dia (Ramadhan) adalah bulan yang permulaanya rahmat, dan 
pertengahannya ampunan, dan akhirnya pembebasan dari api neraka". 

Artinya :"Barangsiapa yang meringankan beban budaknya di dalam bulan 
Ramadhan, Allah mengampuninya dan memerdekakan-nya dari api neraka". 




[ 21 ] 



Keutamaan Puasa dan Bulan Ramadhan - Ali Farkhan Tsani 



4J j^^Jj 'i>! S/j aJj S/ 01 dSL^ll li% U4 OJ^jJ Olii! OliUfll^ L4Ip 

Artinya : "Perbanyaklah dalam bulan (Ramadhan) itu empat perkara, dua 
perkara untuk kamu mencari keridhaan Tuhanmu, dan dua perkara lagi yang 
kamu sangat perlu padanya. Adapun dua perkara yang kamu mencari 
keridhaan Allah dengannya ialah mengucapkan kalimat tauhid dan istighfar : 

&\y&&\ i>i H\ ty S/ d\ i^i 

Artinya : "Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan kecuali Allah, aku memohon 
ampunan Allah " 

Sedangkan dua perkara lagi yang kamu sangat perlu kepadanya ialah : 

Artinya : "Sesungguhnya aku memohon kepada-Mu syurga, dan aku 
berlindung kepada-Mu dari api neraka ". 



•»<*. -* 



^y> Aj \y\& olS^jb *\y,rt\\ \%£» S-l^r *A&U 4j U>-!XJ jj g ■* " XJL» Ql y?*j LS\ 



\J\ 



ol y* J)j 

Artinya : "Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, penghulu segala bulan. 
Maka selamat datanglah kepadanya. Telah datang bulan shaum membawa 
segala rupa keberkahan. Maka alangkah mulianya tamu yang datang itu ". 
(H.R. Ath-Thabrani). 

Ju^rl S^j^ 7^& ^1? *■** ^^ [^4^ ^1^ cLJo lijLL« j4^ OU^j j4^ f?-$£^" ^ 



u 



fj^ 4>* J**" 



% uS\^^ltt - ■' 



4I5 (J^i?ll*iJI 4_j5 r 1 }*^? (i-^**-^' < -r , '3-J' (3^*^ 3 



tr 



JU^S 



Artinya : "Sungguh telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan yang 
diberkati. Allah telah mewajibkan atas kalian shaum padanya. Di dalamnya 
dibuka lebar-lebar pintu-pintu surga, dan dikunci rapat-rapat pintu-pintu 
neraka, dan dibelenggu syaithan-syaithan. Di dalamnya ada satu malam 
yang lebih baik daripada seribu bulan. Barangsiapa tidak diberikan 
kepadanya kebajikan pada malam itu, berarti diharamkan baginya segala 
rupa kebajikan". (H.R. Ahmad, An-Nasa'i, dan Al-Baihaqi, dari Abu 
Hurairah). 



[ 22 ] 



Keutamaan Puasa dan Bulan Ramadhan - Ali Farkhan Tsani 



5^^-j jp a1)! ^jjjj Ijjklj J*. 2[£pUl j$ ^AxLJj dl^Jl ^o, ^ aIJI jJp 

dJ-^i bji-^J <-£^!5 AJaiUjI I g -g- UaIj 01 0a>-ly?'l <_£.ill£- dX>iJ UJ-*J f 4^£r (**J 

^ iSl ££■! Jr„ $ ^&1 o^j V jli j Jill lb' ^1 aI)I jji-j U JJ aJlJ ^>-T 



Artinya : "Telah diberikan kepada umatku di bulan Ramadhan lima perkara, 
yang belum pernah diberikan kepada seorang Nabi sebelumku; Pertama : Di 
permulaan Ramadhan Allah melihat kepada umatku, barang siapa Allah 
melihat kepadanya, niscaya tidak diazab selama-lamanya. Kedua : Bau mulut 
mereka waktu petang hari lebih wangi di sisi Allah daripada parfum kasturi. 
Ketiga : Para malaikat memohonkan ampunan untuk mereka pada setiap hari 
dan malam. Keempat : Allah menyuruh kepada surga-Nya serta berkata 
kepadanya, "Bersiaplah dan berhiaslah kamu untuk hamba-hamba-Ku yang 
shaum. Mereka hampir beristirahat dari kepayahan dunia, menuju kenegeri- 
Ku dan kemulian-Ku. Kelima : Pada akhir malam Ramadhan, Allah 
mengampuni semua dosa mereka." Seorang sahabat bertanya, 'Apa itu 
Lailatul Qadar, Ya Rasulullah?" Nabi menjawab, "Tidak! Apakah engkau 
tidak mengetahui terhadap orang-orang yang bekerja, bahwa bila mereka 
telah selesai, pasti dibayar upah-upah mereka". (H.R.. Ahmad dari Abu 
Hurairah Radhiyallahu Anhu). 

fiS }\sJ> aJ <_£.3ujj i jxh\S2ij\ aJ Jay?Tj j\jj\ <-_->UjI aJ Jj-^*-^ a!>tI c_ j\y\ aJ 4l1aj 

j 1 y? A j '*tf~Q \\ i ^~ J./?*l jJdJl [Jr\ji_ \j* XJlA y3-\ fj>^. li All! 

Artinya : "(Di bulan Ramadan) ditutup pintu-pintu neraka, dibuka pintu-pintu 
syurga, dan dibelenggu syaitan-syaitan. Dan (malaikat) selalu menyeru 
setiap malam : Wahai orang-orang yang mencari kebaikan bergembiralah! 
Wahai orang-orang yang mencari kejelekan berhentilah! Seruan ini terus 
didengungkan sampai akhir Ramadan. " (H.R. Ahmad). 




[ 23 ] 



Keutamaan Puasa dan Bulan Ramadhan - Ali Farkhan Tsani 



lij 'jg •°'j U oI^aSv^ OU^j ^1 OU^ajJ ^*-«-^ cii ^*-*^*r|3 <V^^ oUiyr'l 

Artinya : "Shalat lima waktu, dan shalat Jum'at sampai shalat Jum'at 
berikutnya, dan Ramadan sampai Ramadhan berikutnya, adalah penutup 
dosa-dosa di antara keduanya, bila dosa-dosa besar dijauhi." (H.R.Muslim 
dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu). 

Begitu mulianya dan berbagai keutamaan yang terkandung di dalam bulan 
Ramadhan, kalau kita tahu tentu akan menginginkan bahwa semua bulan 
adalah Ramadhan. 

Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wasallam bersabda : 

Artinya : "Sekiranya manusia mengetahui kebaikan-kebaikan yang 
terkandung di dalam Ramadhan ini, tentulah mereka mengharapkan supaya 
Ramadhan itu berlangsung sepanjang tahun ". 

2. Amalan-Amalan di Bulan Ramadhan 

Di samping melaksanakan shaum Ramadhan pada siang harinya, dan 
mendirikan shalat lail (tarawih) pada malam harinya sepanjang bulan 
Ramadhan, amalan-amalan yang dilakukan selama bulan Ramadhan antara 
lain : 

1) Giat Bertadarrus Al-Quran. 

Hal ini mengingat pada bulan Ramadhanlah Al-Quran diturunkan. 

OliyJJIj <_£^ <v v'^hj if^i <_£*•*-* oIs-^jI 5^ oy\ lS^ OU^j y^> 

Artinya : "Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan Al- 
Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan 
mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). " 
(Q.S. Al-Baqarah/2 : 185). 




[ 24 ] 



Keutamaan Puasa dan Bulan Ramadhan - Ali Farkhan Tsani 



/ }■ ^mn" C S S i C ^ S & & iM £ s S 

jL^j ^ jj5\j U ^y>A Ol5j ^Gl S^-l jU-^j A^ip iUl (J-^ 1 5DI JjA3 ^^" 

,- ° ° . c £ ^ £ £ 

aLCuLoJI rcJjJl ,j-« J^*~W ^*?s-' f*-L>- u 5 < ^r-^' ~^' ^-v^ 

Artinya : "Adalah Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam orang yang 
paling dermawan, dan lebih-lebih dermawan lagi pada bulan Ramadhan, 
kemudian Malaikat Jibril menjumpainya setiap malam Ramadhan untuk 
bertadarus Al-Quran, dan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam pun 
tampak lebih dermawan lagi dalam berbuat kebaikan (sepanjang bulan 
Ramadhan) melebihi cepatnya angin bertiup. " (H.R. Bukhari dari Ibnu 
Abbas Radhiyallahu Anhu). 



;.i 



Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wasallam bersabda : 

iUiajl 4ZjcJ» l_->j £$) Ay,rt)\ JjJij <L«LJiJi >yi AJdJ jUjLio OjyLJU j»l^)l 

jli 4^ ^j«jLJuj (J^^ f5^^ ^*-^* OlyDt Jj^4j ^-* ,a*jJ-^ jLg-15lj cj>\y^j\\ 

Artinya : "Shaum dan Qur'an itu memintakan syafa'at untuk seseorang di 
hari Kiamat nanti. Shaum berkata: Wahai Rabbku, aku telah mencegah dia 
memakan makanan dan menyalurkan syahwatnya di siang hari, maka 
berilah aku hak untuk memintakan syafa'at baginya. Dan berkata pula Al- 
Qur'an : Wahai Rabbku aku telah mencegah dia tidur di malam hari 
(karena membacaku), maka berilah aku hak untuk memintakan syafaat 
baginya. Maka keduanya diberi hak untuk memintakan syafaat." (H.R.. 
Ahmad dari Abdullah bin Amr Radhiyallahu Anhu). 

2) Memperbanyak Doa. 

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam: 

(j^j>- Jj*j LIS <iJJ'l v 2J ^ (3j^3 '-tV' u3-*^5 5.lS-£«jI OiojI li ^cJL&jS j»L«J«jI c3«-S 

Artinya : 'Ada tiga macam orang yang doanya tidak ditolak, dan orang 
yang shaum hingga berbukajmaam yang adil ,dan orang yang didzalimi 
,diangkat oleh Allah sampai di bawah aw an di hari kiamat nanti, dan 
dibukakan baginya semua pintu langitjalu Allah berfirman : demi 
Kemuliaan-Ku, Aku benar-benar akan menolongmu, sekalipun 
sesudahnya. " (H.R. At-Tirmidzi dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu). 



[ 25 ] 



Keutamaan Puasa dan Bulan Ramadhan - Ali Farkhan Tsani 



I > 



Artinya : "Sesungguhnya bagi orang yang shaum pada saat berbukanya 
terdapat doa yang tidak tertolak". (H.R. Ibnu Majah dari Abdullah bin 
Amr Radhiyallahu 'Anhu). 

Doa-doa pada bulan Ramadhan, antara lain : 

&\y&J\ is! % aJI S d\ JL^it 
jlli! IjA dlpjplj 2&\ shio) 5) 

Artinya : "Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan kecuali Allah, aku 
memohon ampunan Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu 
syurga, dan aku berlindung kepada-Mu dari api neraka". (H.R. Ibnu 
Khuzaimah dari Salman Al-Faris Radhiyallahu Anhu). 

Pada malam-malam Ramadhan menyambut Lailatul Qadar, memperbanyak 
doa : 



A '.*,*.. 



Jp <LapU ji^ii Ls. jiP dX>\ *4Ui 

Artinya : "Ya Allah. Sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, suka 
memaafkan, maka maafkanlah aku". (H.R. Ibnu Majah dan Ahmad dari 
Aisyah Radhiyallahu Anha) 

Apabila berbuka shaum maka membaca doa : 

ojlail d-lijj Jpj i-li* dU jJ4Ul 

Artinya : "Ya Allah bagi-Mu aku shaum, dan atas rezki-Mu aku berbuka ". 
(H.R. Abu Dawud). 

ii)i s.13 h\ £§\ ^4j ijjiJi cJsij Lk)i «ij£ 

Artinya : :Telah hilang rasa dahaga, dan telah basah tenggorokan, dan 
telah nyata pahala, atas kehendak Allah ". (H.R. Abu Dawud dari Ibnu 
Umar Radhiyallahu Anhu). 

Serta doa-doa lainnya, terutama yang terdapat di dalam Al-Quran dan Al- 
Hadits, dan doa-doa selainnya yang sesuai dengan syariat. Doa untuk 
kebaikan diri dan keluarga, serta lebih khusus lagi doa bagi kejayaan 
Jama'ah Muslimin, serta kemenangan mukminin di kawasan Masjid Al- 




[ 26 ] 



Keutamaan Puasa dan Bulan Ramadhan - Ali Farkhan Tsani 



Aqsha Palestina, Afghanistan, Iraq, Libanon, dan di manapun berada, 
kemenangan muslimin atas Zionis Israel dan sekutu-sekutunya. 

3) Gemar bershadaqah untuk orang lain (dermawan) : 

s ^ ■£ fij ,• flj fij fij .* , 

"i\l»y>S\ y%?J>\ °-yA jQ-\+ 2y-r\ A-^j ^llp iiil i X^> 4jJl Jji-J Ji 

Artinya : "Maka Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam adalah orang 
yang paling dermawan dalam berbuat kebaikan (pada bulan Ramadhan) 
melebihi cepatnya angin bertiup. " (H.R. Bukhari dari Ibnu 'Abbas 
Radhiyallahu Anhu). 

aSjJUJIj f3^!3 **^-^ LajiSsJ ojU-j oJJjij 5^3 5^ <3 J^\^ ^4 

Artinya : "Fitnah seseorang terdapat pada keluarganya sendiri, harta 
bendanya,dan tetangganya. Semuanya itu dapat dihapus dengan shalat, 
shaum, dan shadaqah". (H.R. Bukhari dan Muslim dari Hudzaifah 
Radhiyallahu Anhu). 

Artinya : "Barangsiapa yang memberi makan berbuka shaum, maka ia 
memperoleh pahala sama dengannya, hal tersebut tidak mengurangi 
pahala orang yang shaum barang sedikitpun. " (H.R. Ahmad dari Zaid 
Ibnu Khalid Al-Juhani Hudzaifah Radhiyallahu Anhu). 

4) Makan Sahur 

Artinya : "Bersahurlah kalian, karena sesungguhnya di dalam sahur 
terkandung barakah ". (HR Bukhari dari Anas bin Malik Radhiyallahu 'Anhu) 

Artinya : "Perbedaan antara shaum kita dengan shaumnya Ahli Kitab 
ialah makan sahur". (H.R. Muslim dari Amr bin Ash Radhiyallahu Anhu). 

$ & j* m^ & &> > ^ & ^ 

Artinya : "Jadikanlah oleh kalian makan sahur sebagai sarana untuk 
mengerjakan shaum di siang hari, dan jadikanlah tidur sebentar di tengah 
hari untuk mengerjakan shalat lail". (H.R. Ibnu Majah dari Ibnu Abbas 
Radhiyallahu Anhu). 




[ 27 ] 



Keutamaan Puasa dan Bulan Ramadhan - Ali Farkhan Tsani 



5) Menyegerakan Berbuka 



oo j. 



jkiJI ljll*p U ^ ^-Ul Jg v 



Artinya : "Manusia masih tetap dalam keadaan baik selagi mereka 
menyegerakan berbuka shaum". (H.R. Muslim dari Sahl bin Sa'ad 
Radhiyallahu 'Anhu). 

Oj^jj ^ju^iiij s^i 5^ jLiii ^ilii ^ u i^lu ^Iji ji>: S/ 

Artinya : "Masih tetap berjaya agama (Islam) selagi umatnya 
menyegerakan berbuka, karena sesungguhnya orang-orang Yahudi dan 
Nasrani selalu mengakhirkannya ". (H.R. Abu Dawud dari Abu Hurairah 
Radhiyallahu Anhu). 

6) Menunaikan Zakat Fitrah dan Zakat Maal 

Firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala : 

Artinya : "Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu 
kamu membersihkan dan mensucikan mereka, dan mendo^alah untuk 
mereka. Sesungguhnya do s a kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi 
mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. " (Q.S. At- 
Taubah/9: 103). 

&&j l\5}\ Ijjjij o*fcj! Ijl^j l\Z&. ^li! aJ 5^4^ aJJI \/j^4 % \&) Uj 

o 

Artinya : "Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah 
dengan memurnikan keta^atan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama 
dengan lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan 
zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus. " (QS Al-Bayyinah/98:5 ). 

IfSCaJl ^13 4ii! jji-j |H2 d\j aIJI % aJI S 5f <ol^ ^ jk fSC-oVl ^ 

i)\^2j>j p%l£>* t^jA'* *^y' £W'3 




[ 28 ] 



Keutamaan Puasa dan Bulan Ramadhan - Ali Farkhan Tsani 



Artinya : "Islam dibangun atas lima, bersaksi bahwa sesungguhnya tidak 
ada Tuhan melainkan Allah dan bahwa sesungguhnya Muhammad adalah 
utusan Allah, dan mendirikan shalat, dan menunaikan zakat, dan hajji, dan 
shaum Ramadhan ". (H.R. Bukhari dari Ibnu Umar Radhiyallahu 'Anhu). 

Artinya : "Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam telah 
memfardhukan zakat fitrah pada bulan Ramadhan satu sha ' kurma atau 
satu sha ' gandum kepada setiap orangyang merdeka, hamba sahaya, laki- 
laki maupun perempuan dari kaum muslimin". (H.R. Bukhari dari Ibnu 
Umar Radhiyallahu 'Anhu). 

Keterangan : Zakat fithrah untuk tiap-tiap jiwa 1 sha' = 2,305 kg 
(dibulatkan 2,5 kg). 

Artinya : "Rasulullah telah memfardhukan zakat fitrah untuk 
membersihkan orang yang shaum dari omongan yang tidak ada 
manfaatnya dan dari omongan yang kotor, serta untuk memberi makanan 
pada orang-orang miskin. Barangsiapa mengeluarkannya sebelum shalat 
('idul fithri) maka baginya zakat yang diterima, dan barangsiapa yang 
mengeluarkannya sesudah shalat ('idul fithri) maka baginya hanya 
shadaqah dari shadaqah biasa". (H.R. Abu Dawud dari Ibnu 'Abbas 
Radhiyallahu Anhu). 

5jiu5j juA ^i cM bffi§ ^% j^ 1 cxt r J^h fo* iy-^ \+h 

Artinya : "Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya sebahagian besar 
dari orang-orang alim Yahudi dan rahib-rahib Nasrani benar-benar 
memakan harta orang dengan jalan yang batil dan mereka menghalang- 
halangi (manusia) dari jalan Allah. Dan orang-orang yang menyimpan 
emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka 
beritahukanlah mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksayangpedih". 
(Q.S. At-Taubah / 9 : 34). 



[ 29 ] 



Keutamaan Puasa dan Bulan Ramadhan - Ali Farkhan Tsani 



Aipzj d\Z~jj aJ p-^31 IpU«^ 2^lliil *jj aJU aJ Jl* Ajlij SJJ lis ^U aIJI o\J\ £J> 

"Barangsiapa dikarunia oleh Allah kekayaan harta tetapi tidak 
mengeluarkan zakatnya, maka pada hari kiamat nanti ia akan didatangi 
oleh seekor ular jantan gundul, yang sangat berbisa dan sangat 
menakutkan, dengan dua bintik di atas kedua matanya, lalu melilit dan 
mematuk leher orang tersebut, sambil berseru : Akulah kekayaanmu! 
Akulah kekayaanmu yang kau timbun-timbun dulul" (H.R. Bukhari dari Abu 
Hurairah Radhiyallahu 'Anhu). 

7) I'tikaf pada Sepuluh Akhir Ramadhan : 

, 1 O - - £ s & & & t , ,. 

"Adalah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam beri'tikafpada sepuluh 
yang akhir dari Ramadhan". (H.R. Bukhari dai Abdullah bin 'Umar 
Radhiyallahu Anhu). 



f a^O &•- .0 



& & 



'Adalah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam apabila masuk sepuluh 
(akhir Ramadhan), lebih siaga bersungguh-sungguh dan menghidupkan 
malamnya, dan beliau bangunkan keluarganya. " (H.R. Bukhari dari 'Aisyah 
Radhiyallahu 'Anha). 

8) Umrah pada Bulan Ramadhan 

* s "its s s . t a $ S 

Artinya : "Maka sesungguhnya umrah pada bulan Ramadhan sama 
nilainya dengan haji atau haji bersamaku". (H.R. Bukhari). 

9)JihadFiSabilillah 

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam beserta para sahabatnya tetap 
berjihad bahkan terus meningkatkan jihadnya di dalam bulan suci 
Ramadhan. Terbukti, beliau dan para sahabatnya melaksanakan Ghazwah 
(Perang) Badar pada bulan Ramadhan tahun ke-2 Hijrah, demikian pula 
Ghazwah Fathu Makkah berlangsung pada bulan Ramadhan tahun ke-8 
Hijriah. 




[ 30 ] 



Keutamaan Puasa dan Bulan Ramadhan - Ali Farkhan Tsani 



Selanjutnya pada ay at disebutkan : 

"bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an" 

Allah Subhanahu Wa Ta'ala mengkhususkan bulan Ramadhan sebagai 
bulan diturunkannya Al-Quran. Disebutkan pula di dalam hadits bahwa 
pada bulan Ramadhan pula kitab-kitab lainnya Allah Subhanahu Wa 
Ta'ala turunkan kepada para nabi sebelum Nabi Muhammad Shallallahu 
'Alaihi Wasallam. 

Seperti diriwayatkan oleh Imam Ahmad bin Hambal, yang menyebutkan 
hadits Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bahwa lembaran-lembaran 
Nabi Ibrahim diturunkan pada permulaan malam Ramadhan, Kitab Taurat 
diturunkan pada tanggal enam Ramadhan, dan Kitab Injil diturunkan pada 
tanggal tiga belas Ramadhan. Dalam riwayat Ibnu Murdawaih disebutkan, 
Kitab Zabur diturunkan pada tanggal dua belas Ramadhan. 

Adapun lembaran-lembaran atau suhuf, Kitab Taurat, Zabur, dan Injil, 
masing-masing diturunkan kepada nabi yang bersangkutan secara 
sekaligus. Lain halnya dengan Al-Quran, diturunkan sekaligus hanya dari 
Baitul 'Izzah ke langit dunia. Hal ini terjadi pada bulan Ramadhan, yaitu 
pada malam Lailatul Qadar. 

"Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam 
kemuliaan". (Q.S. Al-Qadr / 97 : 1) 

jij^» uSul 5-B^ 3-^ <3 o\liy\ ul 

"Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi 

dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan ". 

(Q.S.Ad-Dukhan/44 : 3). 

Setelah itu, Al-Quran diturunkan kepada Rasulullah Shallallahu 'Alaihi 
Wasallam secara bertahap sesuai kejadian-kejadiannya. 

Ibnu Abbas berkata, "Sesungguhnya Al-Quran diturunkan dalam bulan 
Ramadhan, yaitu pada malam yang penuh dengan kemuliaan (Lailatul 
Qadar), dan dalam malam yang penuh dengan keberkahan secara sekaligus. 




Keutamaan Puasa dan Bulan Ramadhan - Ali Farkhan Tsani 



[ 31 ] 



Kemudian diturunkan lagi sesuai dengan kejadian-kejadiannya secara 
berangsur-angsur dalam bulan dan hari yang berbeda-beda. 

Sesungguhnya Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman kepada Nabi-Nya 
menurut apa yang dikehendaki-Nya. Tidak sekali-kali orang-orang musyrik 
mendatangkan suatu perumpamaan untuk mendebat Rasulullah Shallallahu 
'Alaihi Wasallam, melainkan Allah mendatangkan jawabanny a. 

3. Lailatul Qadar 

Secara harfiyah, Lailatul Qadar terdiri dari dua kata, yakni Lail atau Lailah 
yang berarti malam hari dan Qadar yang berarti ukuran atau ketetapan. 
Secara maknawi, Lailatul Qadar dapat dimaknai sebagai "malam yang 
agung, mulia, dan penuh barakah, yang lebih baik daripada seribut bulan, 
atau disebut juga dengan malam penetapan Allah bagi perjalanan hidup 
manusia. 

Diturunkannya Al-Qur'an pada malam itu juga dipahami sebagai penetapan 
langkah hidup manusia yang hams dilalui dengan panduan Al -Quran 
tersebut. 

Lailatul Qadar itu lebih utama daripada seribu bulan (atau sekitar 83,33 
tahun). Pada malam itu, para malaikat turun ke bumi dengan izin-Nya, 
sehingga sepanjang malam itu tersebar keselamatan bagi penduduk bumi 
hingga terbit fajar. 

Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala : 

jj\ 



Artinya : "Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Qur'an) pada 
malam kemuliaan. (1) Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? 
(2) Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. (3) Pada malam itu 
turun malaikat -malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk 
mengatur segala urusan. (4) Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai 
terbit fajar. " (5). (Q.S. Al-Qadar / 97 : 1-5). 




Keutamaan Puasa dan Bulan Ramadhan - Ali Farkhan Tsani 



[ 32 ] 



^jJlJ USUI 2ijtl£ 2lli (J olUjJl U! 

Artinya : "Sesungguhnya Kami menurunkannya (Al-Quran) pada suatu 
malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi 
peringatan ". Q.S. Ad-Dukhan / '44 : 3). 

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda : 

IjA-l Pj>- XLb V%j»j>- ^y> j&*5> e-flJl /y* t^- 2JLJ 4-ij liij «/?•>- Ji lg.ItJl IJJfc 0} 

Artinya : "Sesungguhnya bulan ini (Ramadhan) benar-benar telah datang 
kepadamu, padanya ada satu malam yang lebih baik daripada seribu 
bulan, barangsiapa yang terhalang (dari) nya, maka sungguh terhalang 
(dari) kebaikan semuanya. Dan tidak terhalang (dari) kebaikan, kecuali 
orang-orang yang bernasib buruk". (H.R.. Ibnu Majah dari Anas bin 
Malik Radhiyallahu 'Anhu). 

4. Asbabun Nuzul Surat Al-Qadar 

Disebutkan bahwa pada suatu hari Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam 
menyampaikan kisah kepada para sahabatnya tentang mujahid dari Bani 
Israil yang bernama Sam'un. Selama 1.000 bulan atau delapan puluh tiga 
tahun lebih, Sam'un tidak pernah meletakkan senjata atau beristirahat dari 
perang Fii Sabilillah. la hanya berperang dan berperang demi menegakkan 
agama Allah tanpa mengenal rasa lelah. 

Para sahabat ketika mendengar cerita tersebut, mereka merasa sedih, kecil 
hati dan merasa iri dengan amal ibadah dan jihad Sam'un. Mereka ingin 
melakukan amal ibadah dan jihad yang sama seperti Sam'un. Akan tetapi 
bagaimanakah mungkin untuk melakukannya? Sedangkan umur kehidupan 
para sahabat umat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam jarang yang 
mencapai usia 83 tahun. Pada umumnya hanya mencapai kisaran usia 
maksimal enam puluh sampai tujuh puluh tahun. Jarang yang lebih 
daripada usia tersebut. 

Ketika para sahabat sedang merenungkan tentang hal itu, maka turunlah 
Malaikat Jibril kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam membawa 
wahyu dan kabar gembira kepada dirinya dan para sahabat. Berkata 
Malaikat Jibril Alaihis Salam, "Allah Subhanahu Wa Ta'ala telah 
menurunkan kepadamu Ya Rasulullah Surat Al-Qadar, yang di dalamnya 




[ 33 ] 



Keutamaan Puasa dan Bulan Ramadhan - Ali Farkhan Tsani 



terdapat kabar gembira untukmu dan ummatmu, yakni Allah berkenan 
menurunkan Lailatul Qadr, di mana orang yang beramal pada Lailatul 
Qadar akan mendapatkan pahala lebih baik dan lebih besar daridari pada 
seribubulan". 

"Maka amal ibadah yang dikerjakan umatmu pada Lailatul Qadar akan 
lebih baik daripada seorang ahli ibadah dari kalangan Bani Israil yang 
berjihad selama delapan puluh tahun". Lalu Malaikat jibril membacakan 
surat Al-Qadar. 

Dengan turunnya wahyu tersebut Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam 
dan para sahabatnya merasa senang dan gembira. Maka beliau 
memerintahkan kepada para sahabatnya untuk berupaya menggapainya 
dengan sungguh-sungguh. 

Di sini Allah Subhanahu Wa Ta'ala tidak menyebutkan secara pasti kapan 
tanggal jatuhnya Lailatul Qadar tersebut, dengan maksud agar kita lebih 
bersungguh-sungguh mencarinya di sepanjang malam-malam ramadhan, 
wabil khusus lagi pada malam-malam sepuluh yang akhir. Akan lebih baik 
lagi tentunya kita beruaha mencarinya di sepanjang malam-malam 
Ramadhan, sehingga kemungkinan besar mendapatkannya akan lebih kuat 
lagi. 
Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda : 

Artinya : "Dan sungguh aku telah diperlihatkan kepada Lailatul Qadar 
ini, kemudian dijadikannya aku lupa. Maka carilah malam qadar itu pada 
sepuluh hari akhir dan carilah pada setiap malam ganjil". (HR. Al 
Bukhari dari Abu Said Al Khudri, No: 1 789, hadits ini shahih). 

Artinya : "Hendaklah kalian mencarinya pada sepuluh yang akhir yakni 
Lailatul Qadar. Jika seseorang di antara kalian lemah atau tidak mampu, 
maka janganlah ia melalaikan tujuh yang tersisa". (H.R.. Muslim dari 
Ibnu Umar). 




Keutamaan Puasa dan Bulan Ramadhan - Ali Farkhan Tsani 



[ 34 ] 



5. Doa Lailatul Qadar 



^ Jis>\3 >&1 Cj^J jiP JUj j^JUl 



Artinya : Dari 'Aisyah, bahwasanya dia bertanya, "Wahai Rasulullah, 
bagaimanakah pendapat Anda jika say a mendapatkan Lailatul Qadar? 
Apakah yang mesti say a baca?" Jawab beliau, "Bacalah (doa), 
"Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni (Ya Allah. 
Sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, suka memaafkan, maka maafkanlah 
aku ". (H.R. Ibnu Majah dan Ahmad dari Aisyah Radhiyallahu Anha) 

Lg-A^U^* jXbj\ 4lI5 I_AJ ^y> 

Artinya : "Barangsiapa yang menghidupkan lailatul Qadar, maka ia 
mendapatkannya ". (HR. Muslim). 

Lanjutan ayat 185 surat Al-Baqarah, disebutkan : 

"sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai 
petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil) " 

Hal ini merupakan pujian bagi Al-Quran yang diturunkan oleh Allah 
Subhanahu Wa Ta'ala sebagai petunjuk buat hati hamba-hamba-Nya yang 
beriman kepada Al-Quran, membenarkannya, dan mengikutinya. 

Ibnu Katsir menjelaskan, "Bayyinat" artinya petunjuk-petunjuk dan 
hujjah-hujjah yang jelas dan terang bagi orang-orang yang memahami dan 
memikirkannya, membuktikan kebenaran yang dibawanya berupa hidayah 
yang menentang kesesatan, petunjuk yang berbeda dengan jalan yang 
keliru, dan pembeda antara perkara yang haq dan yang bathil serta yang 
halal dan haram. 

Pada Surat Ali Imran ayat 100-101 Allah Subhanahu Wa Ta'ala 
menyebutkan : 




[ 35 ] 



Keutamaan Puasa dan Bulan Ramadhan - Ali Farkhan Tsani 



Artinya : "Hai orang-orang yang beriman, jika kamu mengikuti 
sebahagian dari orang-orang yang diberi Al Kitab, niscaya mereka akan 
mengembalikan kamu menjadi orang kafir sesudah kamu beriman. 
Bagaimanakah kamu (sampai) menjadi kafir, padahal ayat-ayat Allah 
dibacakan kepada kamu, dan Rasul-Nya pun berada di tengah-tengah 
kamu? Barangsiapa yang berpegang teguh kepada (agama) Allah maka 
sesungguhnya ia telah diberi petunjuk kepada jalan yang lurus." (Q.S. Ali 
Imran/3 : 100-101). 

Dengan senantiasa bertadarus Al-Quran, mengaji, memahami maknanya, 
dan mengamalkan isinya kita akan merasakan makna pentingnya petuntuk 
Allah dalam kehidupan sehari-hari. Al-Quran adalah sebenar-benar 
petuntuk. Dengan petunjuk Al-Quran itulah kita dapat menjalani lekuk-liku 
kehidupan dengan selamat di dunia hingga ke akhirat kelak. Dengan 
petunjuk Al-Quran itu pula kita tidak akan tersesat oleh berbagai ajakan, 
aliran, dan rayuan sesat dan menyesatkan yang dipelopori oleh Yahudi. 
Yahudi memang benar-benar tidak ridha terhadap umat Islam sebelum 
umat Islam mengikuti millah, cara, pola perilaku, agama mereka. 

Allah Subhanahu Wa Ta'ala menandaskan di dalam firman-Nya : 

<_£J^I ji 4JJI (jxk 01 Ji ^4% £p Jl»- <_£jU^JI Vj sjl^\ dup ^>°) jJj 

jy^ZJ Vj 1},j If* Aiil '{J* 1^> ^> *i*Jl J-? 6f)Sr <J-j3\ AAj *-ft$.lj^l cJ^jl J^j 

Artinya : "Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada 
kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: "Sesungguhnya 
petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)". Dan sesungguhnya jika 
kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, 
maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu. " (Q.S. Al- 
Baqarah / 2 : 120). 




Keutamaan Puasa dan Bulan Ramadhan - Ali Farkhan Tsani 



[ 36 ] 



6. Ru'yatul Hilal 



A <\ -^ J 9 ^g-dJl ,»_SsJL* '^-^ ,'r*-* 



"Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) 

di bulan itu, 
maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu " 

Ibnu Katsir menyebutkan, ini merupakan hukum wajib bagi orang yang 
menyaksikan hilal untuk shaum Ramadhan. 

Al-Maraghi menjelaskan, siapapun menyaksikan masuknya bulan, dan 
kesaksiannya itu melalui melihat hilal tanda masuk bulan (tanggal satu) atau 
mengetahui melalui orang lain, maka hendaknya ia shaum. Keterangan hadits 
mengenai masalah ini sangat banyak, yang tersebut di dalam Sunnah Nabawi, 
dan sudah dilaksanakan sejak Islam permulaan hingga sekarang. 

Pelaksanaannya secara terpimpin oleh Rasulullah Shallallahu 'Alaihi 
Wasallam, lalu dilanjutkan oleh Khulafaur Rasyidin Al-Mahdiyyin, Abu 
Bakar Ash-Shiddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, hingga Ali bin Abi 
Thalib. Pada masa Mulkan, baik Adhan maupun Jabbariyah, walaupun telah 
bergeser dari sietem Khilafah ke sistem Mulkan, tetapi sentral pengambilan 
keputusan Ru'yatul Hilal oleh pimpinan umat Islam tetap terjaga. Dan 
memang penentuan awal Ramadhan merupakan hak dan wewenang Imaam / 
Khalifah / Amirul Mukminin. 

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda : 

Artinya : "Shaumlah kalian dengan melihatnya (bulan) dan berbukalah 
kalian dengan melihatnya (bulan), maka bila tertutup mendung 
sempurnakanlah Sya'ban menjadi tiga puluh hari". (H.R. Bukhari dan 
Muslim dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu). 

Artinya: "Janganlah kalian shaum hingga melihat hilal dan janganlah 
berbuka (idulfitri) hingga melihatnya (hilal), (H.R. Bukhari dari Ibnu 'Umar 
Radhiyallahu Anhu). 




[ 37 ] 



Keutamaan Puasa dan Bulan Ramadhan - Ali Farkhan Tsani 



Artinya : "Hari Idul Fitri adalah orang-orang berbuka dan Idul Adha adalah 
hari orang-orang menyembelih. " (H.R. Tirmidzi dari Aisyah Radhiyallahu 
'Anna). 

<. a -. I so, , °. s. f I- \ A •- -<"■ A Ml- % * * ' - *' * »* tl 

Artinya : "Puasa adalah hari kalian berpuasa dan Idul fitri adalah hari 
kalian beridul fitri dan Idul Adha adalah hari kalian menyembelih qurban. " 
(H.R. Tirmidzi dari Abu Hurairah Radiyallahu Anha). 

Imam At-Tirmidzi berkata : "Sebagian ulama menafsiri hadits di atas bahwa 
berpuasa dan berbuka itu bersama jama'ah muslimin di bawah pimpinan 
Imaam / Khalifah. 

Sementara itu, Imam Badruddin Al-'Aini dalam Kitab "Umdatul Qari" 
berkata : "Kaum muslimin senantaisa wajib mengikuti Imaam / Khalifah. Jika 
Imaam berpuasa, mereka wajib berpuasa, dan jika Imaam berbuka (beridul 
Fitri), mereka wajib pula berbuka". 

Perbedaan Ru'yatul Hilal 

Tentang perbedaan menetapkan tanggal 1 Ramadhan dan Hari Raya terutama 
di Indonesia selama ini dianggap tidak menimbulkan masalah yang terlalu 
berarti di kalangan masyarakat. Karena umat Islam di Indonesia selama ini 
sudah terbiasa dengan penentuan hari raya tersebut. 

Para ulama mujtahidin memang berbeda pendapat dalam hal mengamalkan 
satu ru'yat yang sama untuk menentukan tanggal Ramadhan dan hari raya. 
Madzhab Syafi'i menganut ru'yat lokal, yaitu mereka mengamalkan ru'yat 
masing-masing negeri. Sementara madzhab Hanafi, Maliki, dan Hanbali 
menganut ru'yat global, yakni mengamalkan ru'yat yang sama untuk seluruh 
kaum muslimin. Artinya, jika ru'yat telah terjadi di suatu bumi, maka ru'yat 
itu berlaku untuk seluruh kaum muslimin sedunia, meskipun mereka sendiri 
tidak dapat meru'yat. 

Namun kalau umat Islam kembali pada tuntunan Rasulullah Shallallahu 
'Alaihi Wasallam, insya Allah perbedaan itu tidak terjadi. 




Keutamaan Puasa dan Bulan Ramadhan - Ali Farkhan Tsani 



[ 38 ] 



Artinya : "Shaumlah kalian dengan melihatnya (bulan) dan berbukalah 
kalian dengan melihatnya (bulan), maka bila tertutup mendung 
sempurnakanlah Sya'ban menjadi tiga puluh hari". (H.R. Bukhari dan 
Muslim dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu). 

Artinya: "Janganlah kalian shaum hingga melihat hilal dan janganlah 
berbuka (idulfitri) hingga melihatnya (hilal), (H.R. Bukhari dari Ibnu 'Umar 
Radhiyallahu Anhu). 

Itu perintah kepada seluruh umat Islam (dhamirnya jamak) dalam memulai 
dan mengakhiri shaum Ramadhan, siapapun umat Islam dari seluruh dunia 
bisa melihatnya. Manusia tidak bisa memutlakkan bulan itu harus tampak di 
Indonesia. Wewenang Allah dengan segala kemahakuasaannya 
menampakkan bulan itu di ujung belantara Afrika, di padang Saudi Arabia, di 
Samudera Antartika, atau di sudut ufuk manapun di belahan dunia ini. Sesuai 
kehendak-Nya. 

Dalam rangka penyatuan penanggalan Kalender Dunia Islam, Organisasi 
Konferensi Islam (OKI) sebenarnya pernah membuat kesepakatan yang 
dikenal dengan Konvensi Istambul 1978. Konvensi Istambul adalah 
pertemuan Musyawarah Ahli Hisab dan Ru'yat di Istanbul, Turki tahun 1978 
yang dihadiri oleh wakil-wakil dari 19 Negara Islam (termasuk Indonesia). 
Ditambah dengan tiga Lembaga Kegiatan Masyarakat Islam di Timur Tengah 
dan Eropa 

Ada tiga kesepakatan terpenting Konvensi Istambul, yaitu pertama, sepakat 
satunya penanggalan bagi dunia Islam. Kedua, ru'yatul hilal (penglihatan 
bulan) suatu negara berlaku untuk semua negara. Ketiga, Mekkah Al- 
Mukarramah dijadikan sentral ru'yatul hilal dan pusat informasi ke seluruh 
negeri-negeri Islam. 

Di tengah situasi global yang semakin mendewasakan umat Islam, semoga 
ukhuwah Islamiyah, persatuan dan kesatuan umat Islam, dapat terwujud di 
tengah perbedaan penetapan yang ada, khususnya dalam penetapan satu 
Ramadhan. 




Keutamaan Puasa dan Bulan Ramadhan - Ali Farkhan Tsani 



[ 39 ] 



Selanjutnya, ay at menyebutkan : 






Artyinya : "dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), 
maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, 

pada hari-hari yang lain" 

Ibnu Katsir menjelaskan, barangsiapa yang sedang sakit atau ia dalam 
perjalanan, hingga shaum itu memberatkannya atau membahayakannya, maka 
dia boleh berbuka. Apabila ia berbuka, maka ia harus mengganti shaum itu 
sebanyak hari yang ditinggalkannya pada hari-hari lain di luar bulan 
Ramadhan. 

Allah Subhanahu Wa Ta'ala menyebutkan : 

Artinya : "Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki 
kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya " 

Dengan kata lain, menurut penjelasan Ibnu Katsir, sesungguhnya 
diberikannya keringanan ini hanya dalam keadaan sedang sakit atau dalam 
perjalanan. Sedangkan bagi orang yang mukim lagi sehat shaum merupakan 
suatu keharusan. Hal ini tiada lain hanyalah kemudahan, keringanan, dan 
rahmat dari Allah Subhanau Wa Ta'ala. 

Artinya : "dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang 
diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur. " 

Dengan ayat ini orang-orang beriman agar mengingat Allah Subnahanu Wa 
Ta'ala saat selesai mengerjakan ibadah. Diharapkan dengan demikian akan 
menjadi orang-orang yang bersyukur kepada-Nya. Kita wajib bersyukur 
kepada keagungan Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang telah mengajarkan kita 
semua dengan hukum-hukum-Nya tanpa kesulitan. 

Buktinya, jika kita sedang dalam keadaan udzur, seperti dalam perjalanan 
atau sakit, maka Allah Subhanahu Wa Ta'ala memberikan kelonggaran sesuai 
dengan kondisi kita. Misalnya shalat dengan qashar (memendekkan) dari 
empat rakaat menjai dua rakaat saja pada shalat Dzuhur. Juga shalat sambil 
duduk manakala tidak bisa dengan berdiri karena sakit. Karenanya, sudah 




[ 40 ] 



Keutamaan Puasa dan Bulan Ramadhan - Ali Farkhan Tsani 



seharusnya kita bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala dengan cara 
melaksanakan semua perintah-Nya. Hingga dengan melaksanakan perintah- 
Nya itu, iman kita semakin sempurna dan kita akan mendapatkan ridha dan 
ampunan-Nya. 

Aamiin. Yaa Robbal 'aalamiin. 



aw xoJl 



MarojV / Referensi : 

1. Al-Qur'an dan Terjemahnya. 

2. Tafsir Ibnu Katsir. 

3. Kutubut Tis 'ah. 

4. Shaumwal I'tikaf. 




[ 41 ] 



Keutamaan Puasa dan Bulan Ramadhan - Ali Farkhan Tsani 



Kalimah thayyibah sepanjang bulan Ramadhan : 

Ai^iii.1 &\ % aJi S 51 1+X\ 

Artinya : "Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan kecuali Allah, aku 

memohon ampunan Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu 

syurga, dan aku berlindung kepada-Mu dari api neraka". (H.R. Ibnu 

Khuzaimah dari Salman Al-Faris Radhiyallahu Anhu). 



Pada malam-malam Ramadhan menyambut Lailatul Qadar, 

memperbanyak doa : 



rS a S3 • ' 



Artinya : "Ya Allah. Sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, suka 
memaafkan, maka maafkanlah aku". (H.R. Ibnu Majah dan Ahmad dari 

Aisyah Radhiyallahu Anha) 



Apabila berbuka shaum maka membaca doa : 

Ojkil diSjj Jpj cJJ^o dU jt4Ul 

'Ya Allah bagi-Mu aku shaum, dan atas rezki-Mu aku berbuka". 

(H.R. Abu Dawud). 



aJUI l& b\ >S/1 cJ>s <Jj>j£Jl cJ£ij LiJaJl £j>l 

Artinya : :Telah hilang rasa dahaga, dan telah basah tenggorokan, dan telah 
nyata pahala, atas kehendak Allah". (H.R. Abu Dawud dari Ibnu Umar 

Radhiyallahu Anhu). 





[ 42 ] 



Keutamaan Puasa dan Bulan Ramadhan - Ali Farkhan Tsani 



Puisi Menyambut Ramadhan 



'Sering aku memaksa' 



Alhamdulillah 

Ya Allah 

Kau datangkan lagi Ramadhan buatku 
Ketika aku masih saja tak mampu 
mensyukuri Ramadhan-MU yang lalu 

Hari-hari-Mu masih saja kulalui 

Tanpa isi 

Tanpamakna 

Tanpa syukur 

Bahkan 

Kadang dengan sikap Takabur 

Kadang kami masih saja lupa bahwa Engkaulah Penentu 

Kadang kami masih saja merasa kebenaran itu hanya punyaku 

Yang lain bukan makhluk-MU, 
Yang lain bukan Umat-MU 

Dalam Doaku 

Sering kusampaikan dengan memaksa 
Seolah akulah yang lebih tahu,dari-Mu, Sang Mahatahu 
Seolah doaku bukan harapan , tapi itu keharusan 
Hingga ketika ada satu yang tak Kau kabulkan 
Seolah hilang seluruh nikmat yang Kau limpahkan 

Astaghfirullaah. . . . 
Astaghfirullaah. . . . 
Astaghfirullaah. . . . 





[ 43 ] 



Keutamaan Puasa dan Bulan Ramadhan - Ali Farkhan Tsani